Asuhan Keperawatan Klien Dengan Intervensi Manajemen Jalan Napas Pada Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Dengan Diagnosa Tuberkulosisi Paru Di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya | Repository STIKes William Booth

Record Detail

Image of Asuhan Keperawatan Klien Dengan Intervensi Manajemen Jalan Napas Pada Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Dengan Diagnosa Tuberkulosisi Paru Di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya

Karya Tulis Ilmiah

Asuhan Keperawatan Klien Dengan Intervensi Manajemen Jalan Napas Pada Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Dengan Diagnosa Tuberkulosisi Paru Di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya



ABSTRAK
Pendahuluan: Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan penyakit yang sangat menular langsung disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis berbentuk batang (bacillus) yang ditularkan melalui ludah dan dahak yang menyebar melalui udara. Sebagian besar bakteri ini menyerang pada paru-paru. Bakteri tuberkulosis yang menyerang paru-paru menyebabkan gangguan pernafasan seperti batuk kronis dan sesak nafas. Salah satu masalah yang dapat muncul adalah bersihan jalan napas tidak efektif yang dapat diatasi dengan intervensi manajemen jalan napas. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan studi kasus, populasi dalam penelitian ini adalah 2 pasien dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Hasil: Setelah dilakukan pengkajian, didapatkan hasil bahwa kedua klien mengalami bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi yang diberikan yaitu manajemen manajemen jalan napas yang dilakukan selama 3 hari perawatan. Dalam studi kasus ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif teratasi sebagian pada kedua pasien, sehingga perawatan pada pasien menggunakan manajemen manajemen jalan napas terbukti efektif dalam mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Diskusi: Masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak segera diatasi, dapat menimbulkan kekurangan oksigen dalam sel tubuh. Sel tubuh yang kekurangan oksigen akan sulit berkonsentrasi karena metabolisme terganggu akibat kurangnya suplai oksigen dalam darah, apabila kekurangan oksigen lebih dari lima menit dapat terjadi kerusakan sel otak permanen. Manajemen jalan napas pada masalah bersihan jalan napas tidak efektif, juga dilakukan kolaborasi farmakologi serta observasi untuk membantu dalam peningkatan bersihan jalan napas pada pasien.

Kata Kunci : TB Paru, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Manajemen Jalan Napas.


Detail Information

Series Title
-
Publisher Program Studi Profesi Ners Stikes William Booth : Surabaya.,
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this